RNCelebes.web.id, Makassar - Merajalela selama ini terjadi pembobolan rumah kosong dan kedai di berbagai wilayah di Kota Makassar, menuai kecaman keras sejumlah pihak. Hingga akhirnya warga mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) dan langkah antisipatif, melakukan patroli rutin dengan meningkatkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Seperti yang terjadi di salah satu warung di Jalan R.A. Kartini Kota Makassar, sebuah warung kelontong yang menjadi sasaran aksi pelaku pencurian, tepatnya di Kedai Chantika Kanrerong Karebosi depan Kantor Pengadilan Makassar, dini hari sekitar pukul 02.30 WITA, Selasa (7/7/2026).
Aksi kriminal pelaku sempat terekam oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di salah satu sudut perempatan jalan Jenderal Sudirman dan Jalan R.A. Kartini Kota Makassar.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas, pelaku diduga kuat berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor, yang datang memanfaatkan saat jalanan sepi. Salah seorang dari pelaku bertindak mengawasi situasi, sementara pelaku lainnya membongkar paksa gembok pintu dan mengcungkil (Rolling door) menggunakan sebuah plat besi.
Menurut pemilik warung Kedai Chantika yang dikonfirmasi mengatakan, bahwa baru menyadari kejadian tersebut, saat salah seorang penghuni warung sebelah melihat warung terbuka dan berantakan, sekitar pukul 04.00 lebih WITA. Dirinya terkejut melihat pintu sudah kondisi terbuka dan rusak serta berantakan acak-acakan.
Akibat insiden tersebut, korban kehilangan berupa uang tunai hasil tabungan penjualan yang tersimpan di celengan. Namun sangat aneh pelaku hanya menggasak berupa uang yang nilainya tidak seberapa banyak, sedangkan barang lainnya tidak di ambilnya.
Begitupun barang lainnya, berupa rokok dari rak pajangan tidak diambilnya. Kerugian yang dialami korban nilainya tidak seberapa banyak, hanya pintu dan bagian belakang gembok mengalami kerusakan. "Ada apa dengan pencuri ini, aneh dia hanya mengambil uang, entah barang apa diambil, tapi yang lainnya tidak diambil, barang-barang berantakan", ungkap pemilik kedai Chantika.
Sejumlah warga berharap, khususnya masyarakat pedagang mengecam keras para pelaku dan mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan tindakan dengan meningkatkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dengan patroli rutin di setiap wilayah di Kota Makassar.
( Rahmat )









