RNCelebes.web.id, Makassar - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan kembali melakukan penyegaran organisasi melalui mutasi besar-besaran terhadap ratusan personel yang terdiri dari Perwira Menengah (Pamen) dan Perwira Pertama (Pama).
Pergeseran jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Sulsel Nomor STR/415/VII/KEP./2026 sebagai tindak lanjut Keputusan Kapolda Sulsel tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.
Mutasi kali ini mencakup sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polda Sulsel, Polrestabes Makassar, serta jajaran Polres di berbagai daerah. Pergeseran dilakukan dalam rangka penyegaran organisasi, pengembangan karier, pendidikan, hingga persiapan memasuki masa purna tugas.
Salah satu rotasi yang menjadi perhatian ialah bergantinya Kasatreskrim Polrestabes Makassar. Jabatan tersebut kini diemban AKBP Justian yang sebelumnya menjabat Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Sulsel. Sementara pejabat sebelumnya, AKBP Harry Fontein Aritonang, mendapat amanah baru sebagai Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Sulsel setelah sebelumnya menjabat Kabagops Polrestabes Makassar.
Posisi Kabagops Polrestabes Makassar selanjutnya diisi Kompol Eddy Sumantri yang sebelumnya menjabat Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Sulsel.
Di jajaran Direktorat Reserse Kriminal, AKBP Anwar Danu bergeser dari Kabagbinopsnal Ditreskrimum Polda Sulsel menjadi Kabagbinopsnal Ditreskrimsus Polda Sulsel. Jabatan yang ditinggalkannya kemudian diisi AKBP Agus Khaerul yang sebelumnya menjabat Kasubdit 2 Ditreskrimum Polda Sulsel.
Selain itu, Kompol Eka Wira Dharma Sibarani lulusan Sesko AD Tahun 2026, dipercaya menjabat Kasubdit 2 Ditreskrimum Polda Sulsel. Sementara Kompol Manapar Situmeang, lulusan Sespimmen, ditunjuk sebagai Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Sulsel. Kompol Zaki dipercaya mengemban jabatan Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Sulsel, sedangkan Kompol Mariana Taruk Rante, mengisi posisi Kasubdit 3 Ditres PPA dan PPO Polda Sulsel.
Mutasi juga menyentuh jajaran Polrestabes Makassar. Kompol Muhammad Idris yang sebelumnya menjabat Kapolsek Wajo Polres Pelabuhan Makassar, kini dipercaya sebagai Kapolsek Tamalate Polrestabes Makassar, menggantikan Kompol Muhammad Tamrin yang diangkat menjadi Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sulsel. Petapolitik
Selanjutnya, Kompol Andi Aris Abu Bakar bergeser dari Kapolsek Bontoala Polrestabes Makassar menjadi Kapolsek Wajo Polres Pelabuhan Makassar, sementara jabatan Kapolsek Bontoala kini dijabat Kompol H. Abdul Samad.
Perubahan juga terjadi di Polsek Mariso, di mana Kompol Mahrus Ibrahim, dipercaya menjabat sebagai Kapolsek Mariso, menggantikan Kompol Aris Sumarsono yang dipromosikan menjadi Wakasat Pamobvit Polrestabes Makassar.
Di bidang kehumasan, Kompol Wahiduddin dimutasi dari jabatan Kasihumas Polrestabes Makassar menjadi Kaur Produk Kreatif Subbid Multimedia Bidhumas Polda Sulsel. Posisi tersebut kemudian diisi AKP Jafar Achmad, yang sebelumnya menjabat Wakapolsek Ujung Pandang Polrestabes Makassar.
Mutasi juga melibatkan sejumlah jabatan Wakapolres di wilayah hukum Polda Sulsel. Di antaranya Kompol H. Surono Haji Wata sebagai Wakapolres Pelabuhan Makassar, Kompol Hardjoko sebagai Wakapolres Barru, Kompol Tamar sebagai Wakapolres Soppeng, Kompol Sahabuddin sebagai Wakapolres Sinjai, Kompol Aswar Anas sebagai Wakapolres Jeneponto, Kompol Sudarmin, sebagai Wakapolres Pangkep, dan Kompol Nurdin sebagai Wakapolres Pinrang.
Pada jajaran fungsi reserse, sejumlah Kasatreskrim dan Kasatresnarkoba juga berganti. AKP Ananda Gunawa dipercaya sebagai Kasatreskrim Polres Bone, AKP Prawira Wardany sebagai Kasatreskrim Polres Pinrang, Iptu Kaharuddin, sebagai Kasatresnarkoba Polres Pinrang, Iptu Firman sebagai Kasatreskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra. sebagai Kasatreskrim Polres Enrekang, Iptu Hasrul sebagai Kasatresnarkoba Polres Wajo, serta Iptu Arianto Najib sebagai Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Makassar.
Selain rotasi jabatan, sejumlah perwira juga dimutasi dalam rangka memasuki masa purna tugas, di antaranya Kombes Pol H. Masri, AKBP Nur Halim, AKBP Muhammad Yusuf Badu, AKBP Ismail, AKBP Nursiah Abdullah, dan AKBP Abdu Razak.
Sementara itu, beberapa personel mendapat penugasan baru dalam rangka mengikuti pendidikan Sespimmen Gelombang II Tahun Anggaran 2026, di antaranya Kompol Rais Muin dan Kompol Bayu Wicaksono Febrianto sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia Polri.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk meningkatkan profesionalisme, penyegaran organisasi, dan pengembangan karier personel.
Dirinya berharap setiap pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, bekerja dengan penuh integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di Sulawesi Selatan.
”Mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan meningkatkan profesionalisme, penyegaran organisasi, serta pengembangan karier personel. Saya berharap setiap pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, bekerja dengan penuh integritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sulawesi Selatan,” ujar Kapolda Sulsel.
Melalui mutasi ini, Polda Sulsel diharapkan semakin memperkuat soliditasorganisasi, meningkatkan profesionalisme personel, serta mengoptimalkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
( Tim Red )






