Resah Warga, Timbulkan Kemacetan Akibat Kelangkaan BBM Bersubsidi Di Sejumlah Titik Kota Makassar



RNCelebes.web.id, Makassar - Pemandangan kemacetan parah dan antrean kendaraan yang mengular hingga ke badan jalan kini menghiasi hampir seluruh titik lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Keresahan warga akibat kelangkaan lokal pada Bahan Bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar membuat para pengendara harus rela mengantre hingga berjam-jam, demi mendapatkan pasokan energi.

Berdasarkan pantauan awak media ini di lapangan menunjukkan titik kemacetan terparah terkonsentrasi di sejumlah jalur arteri, seperti Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Veteran Selatan, Jalan Abd Kadir, Jalan Cendrawasih dan Ratulangi, Tidak sedikit SPBU yang terpaksa memasang papan pengumuman "BBM Dalam Perjalanan" atau menutup gerbang sementara waktu akibat kehabisan stok, sehingga memicu efek domino kelangkaan di tingkat pengecer atau Pertamini, sekitar pukul 7.30 WITA, Jumat 11/9/2026.

Salah seorang warga yang dikonfirmasi sempat ditemui di lokasi SPBU mengatakan, bahwa dirinya berada sejak pukul 7.00 WITA pagi dan mengikuti antrian untuk membeli BBM jenis Pertalite. 

Menurutnya baru kali ini lagi terjadi tumpukan kendaraan mengantri untuk membeli BBM di lokasi SPBU. Kemungkinan hal ini terjadi, adanya para spekulan yang bermain, memanfaatkan situasi, baik BBM jenis Pertalite bersubsidi maupun Solar.


Dugaan penyebab kelangkaan BBM di sejumlah wilayah Kota Makassar

Sebelumnya pihak PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan pasokan dan kuota BBM untuk Sulawesi Selatan berada dalam kondisi aman, investigasi bersama DPRD dan Polda Sulsel mengungkap tiga biang kerok utama di balik kacaunya distribusi di lapangan:
1. Ketakutan hingga kepanikan warga akan gangguan pasokan energi akibat pemadaman listrik bergilir memicu gelombang pembelian. Sehingga warga berbondong-bondong mengisi tangki kendaraan secara penuh dan berulang meski kebutuhan belum mendesak;
2. Pihak Pertamina mendeteksi adanya manipulasi sistem dengan temuan sekitar 6.000 QR Code MyPertamina yang terindikasi digunakan secara tidak wajar oleh oknum pelangsir untuk menimbun Solar dan Pertalite;
3. Terjadinya peningkatan permintaan riil yang signifikan dari perusahaan sektor armada ekspedisi dan sektor pariwisata dalam beberapa bulan terakhir yang tidak sebanding dengan kecepatan distribusi reguler.

Sementara itu respon Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum (APH) menyikapi krisis kelangkaan BBM, Ditreskrimsus Polda Sulsel bersama Pertamina langsung mengambil tindakan tegas dengan memblokir ribuan akun QR Code bermasalah guna mempersempit ruang gerak mafia BBM.

Bahkan pengawasan ketat, Pemprov Sulsel juga mendorong sejumlah SPBU di titik-titik rawan kemacetan untuk mengoptimalkan operasional 24 jam dan mempercepat jadwal pengiriman truk tangki ke area perkotaan. Langkah ini diharapkan mampu mengurai kepadatan antrean kendaraan di siang hari dan menstabilkan kembali ketersediaan BBM di Kota Makassar dalam waktu dekat.

Hingga pemberitaan ini dipublikasikan belum ada konfirmasi keterangan dari pihak SPBU, khususnya otoritas pihak Pertamina terkait kelangkaan BBM bersubsidi di sejumlah wilayah di Kota Makassar.

( Rahmat )
Lebih baru Lebih lama

Ads

Magspot Blogger Template

 



 


 

 


 


Magspot Blogger Template

نموذج الاتصال